Hari
ini rakyat dibingungkan dengan perdebatan kenaikan harga BBM di sidang
paripurna DPR. Kedua pihak yang setuju maupun yang tidak setuju mengatas
namakan rakyat dan mengatas namakan kepentingan yang lebih besar,
keduanya mungkin benar tetapi mungkin juga salah. Bagi rakyat seperti
kita yang penting sebenarnya adalah BBM itu tersedia dan terjangkau,
tetapi siapa yang mengurusi availability dan affordability BBM ini ?
Web ini berisi kumpulan artikel peluang dan risiko berbagai bisnis atau usaha yang ingin Anda coba.
Rabu, 19 Juni 2013
Pain at the Pump…
Label:
baju,
baju anak,
batangan,
busana,
busana anak,
dinar,
ekonomi islam,
emas,
gerai dinar,
hati,
investasi,
Islam,
lantakan,
malang,
pakaian,
peluang,
resiko,
surabaya,
usaha
Jumat, 24 Mei 2013
Kebunku Kebun Al-Qur’an…
Indahnya
ilmu itu adalah bila dia dibagi, dia tidak berkurang tetapi malah
bertambah. Itulah yang terjadi di situs ini, awalnya saya menulis
sedikit tentang kebun. Kemudian para pembaca situs ini yang tahu lebih
banyak menambahinya dengan ilmu-ilmu mereka. Ada yang menambahinya dari
sisi perkebunan, science dan juga banyak yang menambahinya dengan Al-Qur’an. Maka pools of knowledge yang menggelinding seperti bola salju itu insyaAllah cukup untuk membuat grand design sebuah kebun yang tidak biasa, yaitu kebun yang berbasis Al-Qur’an. Apa isinya ?
Label:
baju anak,
dinar,
dinar emas,
ekonomi islam,
emas,
emas batangan,
emas lantakan,
gapura dinar,
gerai dinar,
hati,
investasi,
Islam,
koin emas,
malang,
peluang,
peluang usaha,
resiko,
resiko usaha,
surabaya
Sabtu, 04 Mei 2013
Antara Marocco, California dan Jonggol…
2000 Years Food Forest - Marocco
Label:
baju anak,
dinar,
dinar emas,
ekonomi islam,
emas,
emas batangan,
emas lantakan,
gapura dinar,
gerai dinar,
hati,
investasi,
Islam,
koin emas,
koin emas dinar,
malang,
peluang,
peluang usaha,
resiko usaha,
surabaya
Ancaman (Peluang ?) Dari Negeri-Negeri Jiran…
Sepuluh
tahun lalu (2003) para pemimpin negara-negara ASEAN menyepakati bahwa
10 negara dalam kawasan ini harus membentuk suatu kesatuan ekonomi yang
disebut ASEAN Economic Community (AEC), target
waktu yang ditetapkan saat itu adalah tahun 2020. Empat tahun kemudian
(2007), para pemimpin-pemimpin negeri tersebut sepakat untuk mempercepat
realisasi AEC ini menjadi tahun 2015. Dua tahun dari sekarang kita akan
berada dalam satu kesatuan pasar dan kesatuan basis produksi tunggal
ASEAN yang ukurannya sekitar 600 juta orang penduduk. Sayangnya
mayoritas kita tidak sadar ancaman atau peluang kah yang sudah ada di
depan mata itu !
Label:
baju anak,
dinar,
dinar emas,
ekonomi islam,
emas,
emas batangan,
emas lantakan,
gapura dinar,
gerai dinar,
hati,
investasi,
Islam,
koin emas,
koin emas dinar,
malang,
peluang usaha,
resiko usaha,
surabaya
Kamis, 25 April 2013
Kurma Untuk Pengentasan Kemiskinan…
Menurut pengakuan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin di Republika bulan lalu (04/03/2013), penurunan angka kemiskinan di Indonesia berjalan sangat lambat. “Sangat lambat. Salah satu penyebabnya karena tidak fokus dalam penanganannya”
ungkap beliau di media tersebut. Data kemiskinan terakhir (September
2012) menunjukkan angka resmi kemiskinan ini masih berada di 28.59 juta
orang atau 11.66% dari penduduk Indonesia. Menurut saya, salah satu
penyebab lestarinya kemiskinan ini adalah karena kita salah makan !
Label:
baju anak,
dinar,
dinar emas,
ekonomi islam,
emas,
emas batangan,
emas lantakan,
gapura dinar,
gerai dinar,
hati,
investasi,
Islam,
koin emas,
koin emas dinar,
malang,
peluang,
peluang usaha,
resiko,
surabaya,
usaha
Lean Startup : Mulai Usaha Dengan Resiko Rendah…
Entrepreneur
itu bisa belajar dari siapa saja, bahkan bisa belajar dari seorang
petinju seperti Mike Tyson sekalipun. Melalui ucapannya yang terkenal “semua
orang bisa ber-strategi, tetapi ketika pukulan lawan mengenai muka Anda
– baru Anda tahu apakah strategi Anda bekerja atau tidak” – dia
memberi pelajaran bagi para (calon) entrepreneur bahwa strategi saja
tidak cukup. Karena realita ini pulalah kini mulai terjadi perubahan
pendekatan dalam memulai usaha, dari yang beresiko tinggi ke arah yang
beresiko relatif lebih rendah.
Label:
baju anak,
dinar,
dinar emas,
ekonomi islam,
emas,
emas batangan,
emas lantakan,
gapura dinar,
gerai dinar,
hati,
investasi,
Islam,
koin emas,
koin emas dinar,
malang,
peluang,
peluang usaha,
resiko,
surabaya,
usaha
Langganan:
Postingan (Atom)